Lewati ke konten utama
Bank 3 Menit Baca

Bank BSN Salurkan KPR Subsidi Rp850 Miliar untuk 5.100 Nasabah, Dukung Akselerasi Rumah Nasional

H

Henigun

31 July 2026

Bank BSN Salurkan KPR Subsidi Rp850 Miliar untuk 5.100 Nasabah, Dukung Akselerasi Rumah Nasional
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

SEPUTARBANK BATANG - PT Bank Syariah Nasional (BSN) menyalurkan pembiayaan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) Subsidi kepada sekitar 5.100 nasabah dengan nilai total menembus Rp850 miliar. Langkah ini mempertegas komitmen BSN dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang papan.

Melalui pelaksanaan akad massal secara serentak di seluruh jaringan operasional BSN, realisasi penyaluran KPR Subsidi mencakup 37 Kantor Cabang (KC) dan 82 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di berbagai pelosok daerah. Bahkan, tiga cabang utama—yakni KC Banda Aceh, KC Malang, dan KC Solo—terhubung secara daring (online) langsung dengan pusat acara di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Gebrakan BSN ini merupakan bagian dari ajang Peluncuran Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Kredit Program Perumahan. Perhelatan nasional tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, pimpinan BP Tapera, jajaran direksi perbankan, para pengembang perumahan, serta ribuan warga penerima manfaat.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menekankan bahwa keterlibatan perseroan bukan sekadar agenda bisnis perbankan, melainkan wujud kepedulian dalam memberikan ruang hidup yang lebih sejahtera bagi keluarga Indonesia.

“Pelaksanaan akad ini merupakan momentum yang sangat besar. Angka tersebut bukan sekadar jumlah unit rumah, melainkan menggambarkan keluarga Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih aman, layak, dan sejahtera. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah, Kementerian PKP, dan BP Tapera,” jelas Alex di Batang.

Alex menambahkan bahwa partisipasi Bank BSN dalam akad massal ini membuktikan bahwa skema pembiayaan hunian berbasis syariah kini makin inklusif. Akses ini terbuka lebar bagi seluruh kelompok masyarakat, baik pekerja di sektor formal, pekerja informal, hingga para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

Representasi keadilan akses pembiayaan tersebut tampak pada momentum penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada Jofan Firdaus, seorang mitra pengemudi ojek online (Grab) yang merupakan nasabah BSN. Selain Jofan, ada pula Tsara Nafisa, pengusaha kelontong asal Banda Aceh yang menjadi nasabah BSN KC Banda Aceh. Tsara mendapatkan kesempatan istimewa untuk berdialog secara langsung via daring dengan Presiden RI.

“Dua sosok nasabah kami, Saudara Jofan Firdaus dan Saudari Tsara Nafisa, membuktikan secara nyata bahwa kesempatan memiliki rumah harus terbuka bagi berbagai profesi. Baik pengemudi ojek online maupun pedagang kelontong, semuanya memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hunian yang layak melalui fasilitas BSN,” ujar Alex.

Tercatat, rekam jejak Bank BSN dalam pembiayaan sektor perumahan berbasis syariah terus tumbuh solid. Hingga posisi Juli 2026, perseroan telah menyalurkan KPR subsidi untuk sekitar 33.000 unit rumah. Sampai penghujung tahun 2026, Bank BSN mematok target agresif untuk menyalurkan hingga 69.636 unit rumah subsidi. Target ini meningkat terukur jika dibandingkan realisasi sepanjang tahun 2025 yang mencapai 59.463 unit.

Pencapaian ini menempatkan Bank BSN menguasai pangsa pasar (market share) penyaluran KPR subsidi secara nasional di kisaran 24 persen. Kinerja impresif tersebut ditopang oleh ekosistem kemitraan yang luas, melibatkan lebih dari 4.000 pengembang (developer) serta lebih dari 3.000 notaris yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.

“Saat ini BSN memegang market share sekitar 24 persen dalam penyaluran KPR subsidi. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus memperluas akses pembiayaan rumah, memperbaiki kualitas layanan, serta memastikan proses kepemilikan rumah semakin mudah dijangkau oleh masyarakat,” tegas Alex.

H

Henigun