Lewati ke konten utama
NASIONAL 2 Menit Baca

Kemnaker Buka Program MagangHub 2026, 46.160 Lulusan Perguruan Tinggi Lolos Seleksi

R

Redaksi

11 August 2026

Kemnaker Buka Program MagangHub 2026, 46.160 Lulusan Perguruan Tinggi Lolos Seleksi

SEPUTARBANK, JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 1 Tahun 2026. Sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi dinyatakan lolos seleksi dan mulai menjalani pemagangan selama enam bulan sejak 10 Agustus 2026.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program ini dirancang untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi, menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja langsung, pendampingan mentor, serta peningkatan kompetensi.

“Program pemagangan ini merupakan ikhtiar Pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja,” ujar Yassierli dalam Kick Off dan Orientasi MagangHub di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Pada batch ini, sebanyak 3.672 penyelenggara ikut berpartisipasi, terdiri dari 1.830 perusahaan dan 1.842 kementerian/lembaga. Mereka menyediakan 28.455 lowongan dengan total 54.304 kuota pemagangan.

Program MagangHub 2026 mendapat antusiasme tinggi. Kemnaker mencatat 732.483 pendaftar, dengan 244.982 orang dinyatakan memenuhi syarat. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan verifikasi nasional, 46.160 peserta akhirnya ditetapkan sebagai peserta.

Kemnaker menegaskan bahwa pemagangan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan administratif. Setiap penyelenggara diminta memberikan pekerjaan yang relevan, menyediakan mentor yang aktif, serta memastikan proses pembelajaran dan evaluasi berjalan secara konsisten.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta diharapkan dapat memahami budaya kerja profesional secara langsung. Pengalaman selama enam bulan tersebut juga dapat menjadi modal untuk memperluas jaringan dan membuka peluang karier setelah program berakhir.

Pemerintah juga akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program. Pengawasan mencakup efektivitas pembimbingan mentor, kesesuaian tugas yang diberikan kepada peserta, serta perkembangan kompetensi selama mengikuti pemagangan.

Yassierli berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pengalaman MagangHub dapat menjadi pijakan bagi lulusan perguruan tinggi untuk membuktikan kemampuan sekaligus membangun reputasi profesional sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.

R

Redaksi