Lewati ke konten utama
Bisnis 2 Menit Baca

Prabowo Minta Perbankan Hapus Suku Bunga Cicilan dan DP Pembelian Motor Listrik

H

Henigun

13 August 2026

Prabowo Minta Perbankan Hapus Suku Bunga Cicilan dan DP Pembelian Motor Listrik
Presiden Prabowo Subianto usai meresmikan peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas manufaktur PT Ilectra Motor Group (ALVA)—anak usaha PT Indika Energy Tbk—di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026).(Foto: Istimewa)

SEPUTARBANK CIKARANG BEKASI Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perbankan nasional untuk memangkas suku bunga cicilan serta meniadakan kewajiban uang muka atau Down Payment (DP). Hal ini  guna memperluas aksesibilitas sepeda motor listrik bagi masyarakat.

Dorongan kuat dari sektor pembiayaan ini sebagai upaya percepatan transisi menuju kendaraan listrik nasional.

Presiden menyampaikan arahan ini saat meresmikan peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas manufaktur PT Ilectra Motor Group (ALVA)—anak usaha PT Indika Energy Tbk—di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026).

Pemerintah optimistis keberadaan skema pembiayaan yang lebih terjangkau akan mempercepat migrasi masyarakat dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Dari kalkulasi pemerintah, pengalihan ke moda transportasi listrik berpotensi menekan biaya operasional harian masyarakat hingga 50–70% dibanding sepeda motor konvensional.

"Kita akan turunkan bunga cicilan untuk rakyat, kemudian kita usahakan tanpa DP," tegas Presiden Prabowo.

Merespons arahan tersebut, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah menyiapkan konsolidasi bersama lembaga keuangan di bawah naungannya untuk menyusun paket insentif pembiayaan yang lebih ramah konsumen.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan komitmen penuh sektor jasa keuangan untuk merealisasikan kelonggaran skema kredit tersebut. Beberapa poin fleksibilitas pembiayaan yang sedang dirancang antara lain: - Menghilangkan beban uang muka awal yang saat ini umumnya dipatok sekitar 10% dari harga jual kendaraan. - Melakukan pemangkasan suku bunga pinjaman serta perpanjangan jangka waktu pengembalian (tenor). -Membuka opsi tukar tambah bagi masyarakat yang ingin memproses konversi dari sepeda motor berbahan bakar fosil ke unit listrik.

Melalui sinergi antara stimulus pembiayaan, penyesuaian suku bunga, dan kemudahan skema kepemilikan, ekosistem kendaraan listrik nasional diharapkan mampu tumbuh lebih pesat dan inklusif.

H

Henigun