Lewati ke konten utama
Bank 2 Menit Baca

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Didorong Perkuat Strategi Usaha untuk Tingkatkan Daya Saing

R

Redaksi

28 July 2026

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Didorong Perkuat Strategi Usaha untuk Tingkatkan Daya Saing

SEPUTARBANK, JAKARTA – Bank Pembangunan Daerah (BPD) didorong untuk terus memperkuat strategi pengembangan usaha agar mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan industri perbankan yang semakin dinamis. Penguatan strategi tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperluas kontribusi BPD terhadap perekonomian daerah.

Djoko Nugroho Founder Dakara Kreasi kepada Seputarbank, Selasa (28/07/2026) dalam kegiatan Workshop Komite Pemantau Resiko dan Komite Audit di Jakarta, mengatakan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi fokus Bank Pembangunan Daerah dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor perbankan saat ini.

Menurutnya, salah satu strategi utama adalah melakukan diversifikasi produk dan layanan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Inovasi produk dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pangsa pasar.

Selain itu, BPD juga perlu meningkatkan literasi masyarakat mengenai produk dan prinsip syariah. Upaya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus memperbaiki persepsi terhadap layanan perbankan syariah.

"Literasi yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk perbankan, khususnya layanan berbasis syariah, sehingga potensi pertumbuhan bisnis dapat semakin optimal," ujar Djoko.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak guna membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga sektor digital diyakini mampu memperkuat posisi BPD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Di sisi lain, transformasi digital juga menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan. Djoko menyebutkan bahwa penyediaan layanan perbankan digital, seperti mobile banking dan internet banking, menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan kemudahan akses layanan bagi nasabah.

Tak kalah penting, setiap pengembangan bisnis harus dibarengi dengan penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) yang baik. Langkah tersebut diperlukan agar pertumbuhan usaha tetap berjalan secara sehat, transparan, dan berkelanjutan.

"Dengan menerapkan berbagai strategi tersebut, Bank Pembangunan Daerah diharapkan mampu memperkuat daya saing, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah," tandasnya.

R

Redaksi