SEPUTARBANK, JAKARTA – Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI melakukan kunjungan kerja ke Coaching Indonesia sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat jejaring profesional dalam pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kunjungan tersebut juga menjadi forum strategis untuk membangun dialog yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan di bidang pengembangan kapasitas ASN, khususnya dalam memperkuat ekosistem coaching di lingkungan birokrasi.
Rombongan LAN RI dipimpin oleh Tri Widodo W. Utomo, Deputi Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN bersama jajaran. Sementara itu, dari pihak Coaching Indonesia, rombongan disambut oleh Laurencia Lina, Head of Coaching Indonesia Services; Naindra Pramudita, Head of Coaching Indonesia Education; Al Falaq Arsendatama, Head of Coaching Indonesia Technology; serta Ananda Prilianti, COO Visecoach.
Tri Widodo W. Utomo mengatakan, pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kolaborasi strategis untuk memperkuat kapasitas ASN agar mampu memberikan dampak yang lebih luas, nyata, dan terukur bagi pelayanan publik kepada masyarakat.
"Berbagai peluang kolaborasi ke depan kami bahas secara konstruktif, khususnya dalam upaya memperkuat ASN Coaching Lab agar mampu menghasilkan dampak yang semakin luas, nyata, dan terukur, baik dalam pengembangan kompetensi individu maupun dalam peningkatan kinerja, produktivitas, dan efektivitas organisasi," kata Tri Widodo W. Utomo dalam keterangan yang diterima Seputarbank, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, visi yang ingin dibangun tidak hanya menempatkan coaching sebagai metode pengembangan kompetensi individu, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pengembangan kepemimpinan ASN yang mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan, mengoptimalkan potensi individu maupun organisasi, serta menumbuhkan budaya pembelajaran, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan birokrasi.
Ia menegaskan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan adaptif terhadap perubahan.
"Kami meyakini bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan memperkuat organisasi. Organisasi yang kuat akan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, pelayanan publik yang semakin baik akan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Tri Widodo.
Lebih lanjut, ia berharap dialog yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti menjadi kolaborasi yang konkret dan berkelanjutan.
"Kami berharap dialog yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti menjadi kolaborasi yang konkret, berkelanjutan, dan menghasilkan dampak yang terukur dalam mendukung transformasi pengembangan kapasitas ASN di Indonesia," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, LAN RI juga menyampaikan apresiasi kepada Coaching Indonesia atas sambutan yang hangat serta diskusi yang konstruktif. Sinergi antara kedua lembaga diharapkan dapat memperkuat ekosistem coaching nasional dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ASN yang profesional, adaptif, berdaya saing, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat.